Selasa, 06 November 2012

ABC

"ABC" itu nama yang populer dikalangan ikhwah kampus baiturrahmah. sebuah wisma yang berlokasi di jl. handayani IV, kompleks perumdam III, Siteba, Padang. Tak ada yang menyangka, bahwa rumah bercat biru  itu merupakan sebuah bangunan penting dalam setiap geliat pergerakan dakwah kampus Univ. Baiturrahmah. Semua aktivitas atau perencanaan kegiatan yang melibatkan para penghuninya akan digodok dan dimatangkan dahulu di rumah sederhana ini. Wajar saja semua beranggapan ini merupakan base camp para ikhwan kader dakwah disini.

ABC merupakan singkatan dari Abulcasis, yaitu seorang tokoh islam dunia islam.

Rumah sederhana, tak begitu mewah tak pula begitu memiriskan, tak begitu luas tapi tak jua terlalu minimalis. Warna Biru merupakan pilihan warna yang dipilih oleh siempunya kontrakan yang tinggal tepat bertetanggaan dengan rumah ini. Entah ada chemistry apa sehingga warna itu begitu menyejukkan bagi siapapun yang datang kedalam wisma ABC ini, semoga ini merupakan berkah Allah yang dapat memberikan percikan-percikan kesejukan buat para aktivis dakwah yang akan meyiapkan agenda-agenda dakwah yang siap ditelurkan demi kejayaan islam disini. Warna Biru berkolaborasi dengan lantai keramik putih dan plafon yang juga berwarna putih seakan menambah daya tarik tersendiri buat Wisma ABC.
Rumah berukuran sedang, dengan 2 kamar tidur, sebuah ruang tamu, sebuah ruang tengah, dapur, dan plus sebuah kamar mandi menjadi fasilitas pokok yang tersedia. Beranjak dari cerita rumah hmm...,tak lengkap rasanya pabila belum menceritakan para penghuninya. Pada awal berdirinya wisma ini merupakan gagasan dari 3 orang ikhwan aktivis dakwah di Universitas baiturrahmah yang tergerak hatinya untuk merealisasikan impian mereka untuk membuat sebuah base camp dakwah demi memudahkan setiap pergerakan dakwah dikampus mereka. Pemilihan rumah ini sebagai wisma tidaklah mudah, kurang lebih membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk hunting-hunting lokasi. Namun usaha itu membuahkan hasil ketika mereka menemukan rumah ini. Mereka bertiga adalah Shidiq ismail, Era sulistiya, dan Wilga habibburahman. Nama pertama merupakan seorang Mas'ul (pemimpin.red) di Unit Kegiatan Mahasiswa Islam di Universitas baiturrahmah. Nama kedua juga memegang peranan penting yaitu sebagai Ketua umum Lebaga dakwah fakultas di fakultas  kedokteran universitas baiturrahmah. dan nama terakhir (ane sendiri) tercatat sebagai aktivis dalam pergerakan divisi kaderisasi dan pengembangan sumber daya mahasiswa dalam lembaga dakwah fakultas dikampus tersebut.

Dari segi akademik, mas shidiq (sapaan yang biasa disematkan untuk shidiq ismail) merupakan mahasiswa paling senior di wisma ABC kemudian diikuti era dan ane yang setingkat lebih muda dibawahnya. Trio kwek-kwek merupakan sapaan yang sering terceletuk dikalangan ikhwah SUJU (SUper JUndullah) lembaga dakwah kampus disini. Ada yang bilang kompaklah, soulmate-lah, dan en soon-soon. Tapi tak apalah, toh dibalik guraun mereka kami yakin bahwa mereka juga sangat mendukung setiap langkah yang akan kami ambil demi kemajuan dakwah kampus disini. Suntikan semangat dari meraka juga sering kami rasakan sebagai obat penawar letih, sebagai suplemen penambah energi, atau bahkan sebagai nyawa kedua yang dapat menyokong kami demi menegakkan izzah islam dimuka bumi ini khususnya di tanah kampus seribu gonjong.
semoga tetap istiqamah dan terkuatkan...

Kamis, 17 Mei 2012

KETIKA SEORANG AKTIVIS DAKWAH JATUH CINTA

"so, apa yang kau lakukan jika kau jatuh cinta pada seorang wanita?”
Pertanyaan sederhana ini dilontarkan temanku lewat Facebook setelah ia membaca tulisanku di notes yang berjudul “Ketika Hati Pernah Terbagi. Sesaat, setengah terburu saya ingin menjawab, “Tenang saja, saya ini tidak mudah jatuh cinta kok.” Tapi… ah, saya bukan orang suci. Bisa saja kujawab seperti itu lantaran saat ini saya memang tidak sedang jatuh cinta, tapi bagaimana besok, atau lusa? Alhasil, ku urung memberi jawaban.
Memang, sekilas pertanyaan tersebut sederhana, namun lebih sulit mencari jawabannya ketimbang ditanya, ”Bagaimana sikapmu jika orang lain jatuh cinta kepadamu?” Pertanyaan ini jelas lebih sulit karena memiliki janji dan pembuktian akan sebuah kepribadian diri kita. Salah-salah memberi jawaban, harga diri taruhannya.
Maka dari itu, sejak saya memosting tulisan Ketika Hati Pernah Terbagi pada Februari lalu, pertarungan hati kerap terjadi, mencoba mencari jawaban atas pertanyaan tersebut. Apa yang harus saya lakukan jika saya jatuh cinta?

+ Pe De Ka Te, tembak, trus jadian, deh!
- Hm, itu mah tradisi jahiliyah. Gak ikhwan banget…
+ Pe De Ka Te, trus jalani hubungan tanpa status. Gak pacaran lho!
- Ah, sama aja. Itu kan zina hati. Dosa-dosa juga! Kurang gentle…
+ Langsung ajak nikah aja!
- Waduh, belum siap materi nih! Ini belum… itu belum… (berbagai alasan bermunculan).
+ Ikut Take Me Out! Atau program terbaru, Cari-Cari Mantu!
- Jawaban macam apa ini?
+ Jadi jutek!
- Sumpah, gak ada untungnya… Merusak ukhuwah, penimbul fitnah, penambah amarah.
+ Minta maaf!
- Emang salah apa gue?
+ Ah, ribet amat. Yaudah, diam aja dah!
Diam? Hm, sesaat saya terdiam menekuri jawaban ini. Apakah diam adalah jawaban terbaik untuk seseorang yang sedang jatuh cinta? Apakah diam menjadi solusi terjitu untuk menghindari kemaksiatan? Apakah diam yang harus saya lakukan?

Sejenak saya teringat bahwa sejatinya kehidupan ini adalah dinamis. Itu sebabnya ada perubahan. Lihat saja diri kita yang berkembang dari bayi menjadi dewasa. Kuku dan rambut selalu tumbuh. Bahkan, sel darah pun senantiasa berganti setiap waktunya. Lingkungan di sekitar juga selalu berubah. Mungkin yang tadinya tanah lapang, kini telah menjadi gedung tinggi menjulang. Intinya, semua berubah. Tak ada yang diam. Lantas kenapa ketika jatuh cinta kita harus diam? Tentu harus action, dong!
Nah, pertanyaannya, action seperti apakah yang dapat menanggulangi hati tanpa ada kemaksiatan yang menyertai?

Baru-baru ini, saat membahas motivasi di pelajaran Psikologi, ada satu teori yang cukup menarik, namanya teori Gerungan. Saya kira teori ini dapat dikaitkan dengan pembahasan cinta yang sedang kita bicarakan. Teori ini berbicara pada tiga hal: pengetahuan, kesadaran, dan sikap.

Seperti jawaban klasik yang sudah-sudah, dalam segala hal kita memang harus punya (ilmu) pengetahuan, termasuk ilmu tentang cinta (tapi yang syar’i, loh). Maka dari itu jangan pernah kita puas dalam mencari ilmu. Ya, ibarat penyakit tubuh, bagaimana kita mau mengobatinya kalau kita tidak punya ilmunya? Nah, hati juga begitu. Kita harus tahu hakikat cinta itu apa dan bagaimana karakteristiknya. Sehingga dengan begitu diharapkan mudah menanggulangi hati jika ternyata sudah tercuri oleh bidadari. Kenapa begitu? Karena dengan ilmu, kita akan dihadapkan pada kenyataan mana yang benar dan mana yang salah, mana yang baik dan mana yang buruk.

Selanjutnya, ketika (ilmu) pengetahuan telah didapatkan, maka ia akan mengantarkan kita pada sebuah kesadaran. Hati kita diketuk untuk sadar bahwa jatuh cinta itu tidak sesederhana membalikkan telapak tangan. Jatuh cinta itu adalah pilihan, dan setiap pilihan mengandung konsekuensi dan tanggung jawab. Cinta bukan hanya masalah suka sama suka, tapi juga perlu adanya kepemahaman dan kesadaran untuk melengkapi faktor-faktor lain demi membentuk ikatan cinta yang kokoh, seperti kedewasaan, kemapanan,  kesabaran, dan lain sebagainya. Kita kudu paham bahwa cinta tanpa tanggung jawab adalah kehancuran. Ibarat habis manis sepah dibuang. Na’udzubillah.
Namun kesadaran tanpa aktualisasi sama saja dengan omong kosong. Tanggung jawab perlu direalisasikan melalui sikap. Jika jatuh cinta, ya tanggung jawab. Dengan apa? Jika sudah mampu ya dengan menikah, namun jika belum ya banyak-banyaklah berpuasa dan menjaga hati. Soal menjaga hati, Opick memberikan lima perkara: baca Qur’an dan maknanya, mendirikan shalat malam, berkumpul dengan orang yang shalih, perbanyak berpuasa, dan memperbanyak dzikir malam.
Ya, sekiranya itulah jawaban yang saya miliki manakala pertanyaan serupa hadir kembali nantinya. Cinta itu harus diikuti dengan tanggung jawab, yang lahir atas sebuah kepemahaman dan diaktualisasikan melalui capaian menggapai surga-Nya.  Tanggung jawab pada diri sendiri, pada orang yang kita cintai, pada keluarga, pada lingkungan, juga yang terpenting adalah kepada Allah SWT.

Nah, pertanyaan kemudian adalah bagaimana jika setelah melakukan itu semua kita masih saja jatuh cinta pada lawan jenis? Sekali lagi jawaban klasik hadir: Itu fitrah. Namun fitrah serupa dua mata pisau, dapat menyelamatkan, tapi juga dapat membinasakan. Maka dari itu perbanyaklah istighfar dan bersabar.

Sebetulnya, jatuh cinta boleh saja. Tapi jangan sampai jatuh cinta di saat yang tidak tepat, sehingga dapat membawa kita pada kefuturan, jauh dari Allah SWT. Maka dari itu, ketika jatuh cinta, ubahlah energi itu sebagai batu loncatan positif untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sehingga apa yang kita lakukan akan menambah nilai ruhiyah atau ibadah kita. Yakinlah, bila jodoh tak akan ke mana.
Allahu a’lam…

Rabu, 04 April 2012

Pagi itu 15 maret 2012, beranjak 3 hari tepat setelah hari ulang tahunku yang ke-21, tak ada acara  spesial yang kurencanakan dalam perayaan ulang tahunku ini, namun hal ini berubah ketika teman-teman dari kelompok belajar meberikan ku sebuah  kejutan dengan merayakan hari ulang tahun ini dengan acara makan mie tiaw + pergedel kentang buatan mereka sendiri.
waduh.....ada rasa kegembiraan  yang mendalam tatkala  malam itu setelah selesai belajar kelompok yang menjadi rutinitas biasa pada akhirnya dibumbuhi dengan surprise acara makan-makan itu. kesedihan tidak dapat merayakan bersama keluargapun terasa terobati dengan hadirnya senyum ceria, banyolan - banyolan lucu dari kalian duhai teman ku. Terpancar raut ketulusan itu, walau kadang ada selentingan kecil bercampur candaan untuk minta traktiran.tapi tak akan mengurangi rasa yang telah terbingkai selama kelompok belajar ini, syukron berat semua ^^ hee...
Mungkin itu curcol-an ku sedikit mengenai hari ulang tahunku kemarin, baik terlepas dari itu aku merakan suasana berbeda ketika jikaku tela'ah segelintir doa dan ucapan yang masuk ke dinding FB-ku. Beragam cara penyampaian, beragam pula doa yang disampaikan, banyak keberagaman yang mungkin tak mampu diungkapkan disini.Namun jika boleh aku coba kelompokkkan, mungkin bisa terdiri atas kaum simple dan  kaum ribet (jiahh... pake kaum segala kaya dongeng aja...).
kaum simple itu merupakan golongan temanku yang hanya menyampaikan kiriman pesan dinding dengan kata-kata ataupun ungkapan yang biasa dan cenderung pendek. kita ambil contoh, pemakaian "HBD WUATB" (yang merupakan singkatan Happy Birtday wish you all the best), bahkan mungkin sekedar "HBD" tampa imbuhan kata-kata motivasi maupun selamat dan doa (sepertinya hanya ngelepas tanggung jawab aja).
sedang kan di kubu yang berlawanan kaum ribet yang riweh lebih memilih memberikan ucapan, postingan, sms, BBm, dan massage yang lebai dan sangat alay nan menjuntai.  julai dari gambar-gambar kartunis, gambar kue ultah yang mereka buat dengan fasilitas simbol yang ada di handphone dan lain sebagainya.

Tapi terlepas dari dua golongan itu semua, rasa syukur tiada tara kehadirat illahi rabb yang sampai saat ini masih memberikan kesempatan mata ini untuk melihat, hidung yang masih bisa menghidu bebauan, kaki untuk melangkah, tangan untuk bergerak, dan begitu banyak nikmat lainnya. Allhamdulillah . . . .
juga seluruh teman-teman sejawat FK-Unbrah semua, dan semua yang telah mensupport diri lemah ini menuju ketitik sampai ke titik U-21 ini.

biarlah ukhuwah ini teruntai seperti tasbih....
tiada awal, juga tiada akhir...
terjalin rapi, runtut, dan, tak terpisahkan...
disusun untuk mengingat-Nya...
terlantun untuk mengharap ridho-Nya...

Minggu, 12 Februari 2012

kisah 22 pertanyaan


Kisah Nyata Seorang Pemuda 'Arab yang menimba Ilmu Di Amerika, Rabu, 22 Februari 2006.
Ada seorang pemuda arab yang baru saja me-nyelesaikan bangku kuliahnya di Amerika.
Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi Nikmat oleh Allah berupa pendidikan agama Islam... bahkan ia mampu mendalaminya.Selain belajar, ia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika berada di Amerika, ia berkenalan dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mereka semakin akrab, dengan harapan semoga Allah.SWT. Memberinya Hidayah masuk Islam. Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di Amerika dan melintas di dekat sebuah gereja yang terdapat di kampung tersebut. Temannya itu meminta agar ia turut masuk ke dalam gereja. Semula ia berkeberatan, namun karena teman-nya terus mendesak akhirnya pemuda itupun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan mereka. Ketika pendeta masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan penghormatan lantas kembali duduk. Di saat itu si pendeta agak terbelalak ketika melihat kepada para hadirin dan berkata, “Di tengah kita ada seorang muslim. Aku harap ia keluar dari sini.” Pemuda arab itu tidak bergeming daritempatnya.
Pendeta tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun si- pemuda tetap tidak bergeming dari tempat-nya.
Hingga akhirnya pendeta itu berkata, “Aku minta ia keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya.” Barulah pemuda ini beranjak keluar. Di ambang pintu ia bertanya kepada sang pendeta, “Bagaimana anda tahu bahwa saya seorang muslim.” Pendeta itu menjawab,“Dari tanda yang terdapat di wajahmu.” Kemudian ia beranjak hendak keluar, namun sang pendeta ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini, yaitu dengan mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memojok-kan pemuda tersebut dan sekaligus mengokohkan markasnya.
Pemuda muslim itupun menerima tantangan debat tersebut. Sang pendeta berkata, “Aku akan mengajukan kepada anda
22 pertanyaan dan anda harus menjawabnya dengan tepat.” Si pemuda tersenyum dan berkata, Silahkan !!"... Sang pendeta pun mulai bertanya....
1. Sebutkan satu yang tiada duanya,
2. dua yang tiada tiganya,
3. tiga yang tiada empatnya,
4. empat yang tiada limanya
5. lima yang tiada enamnya,
6. enam yang tiada tujuhnya, 7. tujuh yang tiada delapannya,
8. delapan yang tiada sembilannya,
9. sembilan yang tiada sepuluhnya,
10. sesuatu yang tidak lebih dari
sepuluh,
11. sebelas yang tiada dua belasnya, 12. dua belas yang tiada tiga belasnya,
13. tiga belas yang tiada empat
belasnya.
14. Sebutkan sesuatu yang dapat
bernafas namun tidak mempunyai ruh!
15. Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya?
16. Siapakah yang berdusta namun
masuk ke dalam surga?
17. Sebutkan sesuatu yang diciptakan
Allah namun Dia tidak menyu- kainya?
18. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu!
19. Siapakah yang tercipta dari api,
siapakah yang diadzab dengan api dan
siapakah yang terpelihara dari api?
20. Siapakah yang tercipta dari batu,
siapakah yg diadzab dengan batu dan siapakah yang terpelihara
dari batu?
21. Sebutkan sesuatu yang diciptakan
Allah dan dianggap besar!
22. Pohon apakah yang mempu-nyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun
mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan dan dua di bawah sinar matahari?” Mendengar pertanyaan tersebut
pemuda itu tersenyum dengan senyuman berisi keyakinan kepada Allah.
Setelah membaca basmaah ia berkata...
1. Satu yang tiada duanya ialah Allah SWT.
2. Dua yang tiada tiganya ialah malam dan siang. Allah SWT berfirman, “Dan Kami Jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (Kebesaran Kami).” (QS. Al- Isra’:12) .
3. Tiga yang tiada empatnya adalah kekhilafan yang dilakukan Nabi Musa ketika Khidir menenggelam-kan sampan,
 membunuh seorang anak kecil, dan ketika menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.
4. Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan Al-Qur’an.
5. Lima yang tiada enamnya ialah shalat lima waktu.
6. Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah hari ke-tika Allah SWT Menciptakan makhluk.
7. Tujuh yang tiada delapannya ialah langit yang tujuh lapis. Allah.SWT Berfirman, “Yang telah Menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada Ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang.” (QS. Al-Mulk:3).
8. Delapan yang tiada sembilan-nya ialah malaikat pemikul 'Arsy Ar-Rahman. Allah.SWT Berfirman, “Dan malaikat-malaikat berada dipenjuru-penjuru Langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung ‘Arsy Rabbmu di atas (kepala) mereka.” (QS. Al-Haqah: 17).
9. Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu’jizat yang diberikan kepada Nabi Musa : tongkat jadi ular, tangan yang bercahaya, angin topan, membelah lautan, musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang.
10. Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah Kebaikan. Allah SWT Berfirman, “Barangsiapa yang berbuat kebaikan maka untuknya Pahala Sepuluh kali lipat.” (QS. Al-An’am: 160). 11. Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah saudara-saudara Yusuf.
12. Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah mu’jizat Nabi Musa yang terdapat dalam Firman Allah,
“Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaum-nya, lalu Kami Berfirman.... ‘Pukul-lah batu itu dengan
tongkatmu.’ Lalu memancarlah dari padanya dua belas mata air.” (QS. Al-Baqarah :60).
13. Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah saudara Yusuf ditambah dengan Ayah dan Ibunya.
14. Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalahwaktu Shubuh. Allah.SWT Berfirman, “Dan waktu Shubuh apabila fajarnya mulai menyingsing. ” (QS. At-Takwir:18).
15. Kuburan yang membawa isinya adalah ikan yang menelan Nabi Yunus.AS.
16. Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam Syurga adalah saudara-saudara Yusuf, yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya,”Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba, dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala.” Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka... ” Tak ada cercaaan ter-hadap kalian.” Dan ayah mereka, Ya’qub berkata, “Aku akan memohonkan Ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
17. Sesuatu yang DiCiptakan Allah namun tidak Dia Sukai adalah suara keledai. Allah SWT Berfirman....
“Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara keledai.” (QS.Luqman :19).
18. Makhluk yang DiCiptakan Allah tanpa Bapak dan Ibu adalah Nabi Adam, malaikat, unta Nabi Shalih dan kambing Nabi Ibrahim.
19. Makhluk yang DiCiptakan dari api adalah Iblis, yang Di'Azab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara
dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah.SWT Berfirman, “Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim.” (QS. Al-Anbiya’:69).
20. Makhluk yang terbuat dari batu adalah unta Nabi Shalih, yang Di'Azab dengan batu adalah tentara bergajah dan yang Terpelihara dari batu adalah Ash-habul Kahfi (penghuni gua).
21. Sesuatu yang DiCiptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah tipu daya wanita, sebagaimana Firman
Allah.SWT, “....Sesungguh-nya tipu daya kamu (kaum wanita) itu sangatlah besar.” (QS.Yusuf :28).
22. Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinar matahari maknanya: Pohon adalah tahun, ranting adalah bulan, daun adalah hari dan buah-nya adalah Sholat yang lima waktu, tiga dikerjakan di malam hari dan dua di siang hari. Pendeta dan para hadirin merasa takjub mendengar jawaban pemuda muslim tersebut. Kemudian ia pamit dan beranjak hendak pergi. Namun ia mengurungkan niatnya dan meminta kepada pendeta agar menjawab satu pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh sang pendeta. Pemuda ini bertanya... “APAKAH KUNCI SURGA ITU ???”
Mendengar pertanyaan itu lidah sang pendeta menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rona wajahnya-pun berubah. Ia berusaha menyembunyikan khawatiran-nya, namun hasilnya nihil. Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun ia berusaha mengelak. Mereka berkata, “Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepada-nya, dan semuanya ia jawab sementara ia hanya memberimu SATU pertanyaan, namun anda tidak mampu menjawab-nya ???? “ Pendeta tersebut berkata....  “Sungguh aku mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, namun aku takut kalian marah".  Mereka menjawab, “Kami akan jamin keselamatan anda". Sang pendeta pun berkata....“ ASY'HADU ALLAA ILAAHA 'ILLALLAH WA ASY'HADU ANNA MUHAMMADAR ROSUULULLAH.” Lantas sang pendeta dan orang-orang yang hadir di gereja itu memeluk agama Islam. ALLAHU AKBAR !!! Sungguh Allah telah Menganugrahkan Kebaikan danMen jaga mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda muslim yan bertaqwa.
Subhanallah…!!!
salam ciwiable . . ^_^

Kamis, 02 Februari 2012

cauliflower ear


Definisi dan etiologi
 cauliflower ear adalah julukan untuk bentuk telinga manusia mantan petinju atau pemain rugby. Setiap kali telinga dipukul, akan terjadi pembekuan darah yang terkumpul di perichondrium. Bila tidak diperbaiki, kerusakan bentuk ini akan menjadi permanen.


Hematoma auris merupakan hematoma daun telinga akibat suatu rudapaksa yang menyebabkan tertimbunnya darah dalam ruangan antara perikondrium dan kartilago. Keadaan ini biasanya terdapat pada remaja atau orang dewasa yang mempunyai kegiatan memerlukan kekerasan, namun bisa saja dijumpai pada usia lanjut dan anak-anak (Soekirman, 1997). Kesalahan penanganan hematoma auris, dapat menyebabkan perikhondritis supuratif aurikuler; komplikasi infeksi dauntelinga ini sangat ditakuti karena dapat menyebabkan seluruhdaun telinga terkena infeksi dan mengubah bentuk daun telinga.(Cauliflower ear). 

Patofisiologi dan patogenesis

 Trauma adalah penyebab yang paling umum dari hematoma.Ketika orang-orang berpikir tentang trauma, mereka umumnya berpikir tentang kecelakaan-kecelakaan mobil, jatuh-jatuh, luka-luka kepala, tulang-tulang yang patah, dan luka-luka tembakan, dan seterusnya.Trauma pada jaringan mungkin juga disebabkan oleh bersin yang agresif atau keseleo atau salah urat dari anggota tubuh (tungkai dan lengan) yang tidak terduga.Ketika pembuluh darah rusak darah bocor kedalam jaringan yang mengelilinginya; darah ini cenderung berkoagulasi atau menggumpal.Lebih besar jumlah perdarahn yang terjadi, lebih besar jumlah pembentukan gumpalan. Pembuluh-pembuluh darah yang mudah pecah (rentan) mungkin berkontribusi pada pembentukan hematoma.Contohnya, aneurysm atau kelemahan pada dinding pembuluh darah mungkin bocor secara spontan. Hematoma auris mungkin terjadi jika luka menyebabkan perdarahan pada helix bagian luar atau struktur tulang muda telinga. Seringkali disebut boxer's, wrestler's ear, atau cauliflower ear, darah terperangkap antara lapisan yang tipis dari kulit dan tulang rawan sendiri. Karena tulang rawan telinga mendapatkan pasokan darahnya secara langsung dari kulit yang terletak diatasnya, hematoma dapat mengurangi aliran darah yang menyebabkan bagian-bagian dari tulang rawan mengerut atau melayu dan mati.Skenario ini berakibat pada telinga yang berbenjol dan berubah bentuk.Dalam berbagai cabang olahraga, pemain harus mengenakan pelindung telinga untuk mencegah kuping belang.Namun banyak petinju merasa bangga terhadap kuping belang mereka karena dianggap sebagai lambang kejantanan.


Ada banyak orang-orang yang meminum obat-obat pengencer-pengencer darah (anti-coagulation).Contoh-contoh termasuk warfarin (Coumadin), aspirin, clopidogrel (Plavix) dan prasugrel (Effient).Obat-obat ini meningkatkan potensi untuk perdarahan secara spontan dan untuk hematomas meluas karena tubuh tidak dapat secara efisien memperbaiki pembuluh-pembuluh darah dan darah terus menerus bocor melalui area-area yang rusak. Adakalanya, penyakit-penyakit mungkin terjadi yang mengurangi jumlah platelet-platelet dalam aliran darah (thrombocytopenia) atau kemampuan mereka untuk berfungsi.Platelet-platelet adalah sel-sel yang membantu mengawali gumpalan darah dan pembentukan fibrin. Semua dari situasi-situasi diatas mungkin ada tidak bergantung satu sama lain untuk menyebabkan hematoma atau mereka mungkin terjadi bersama-sama
Pemeriksaan fisik
 Anamnesis :
– benjolan di aurikula (daun telinga)
– tidak/ada rasa sakit
– ada/tidak ada riwayat ruda paksa
– biasanya tidak ada rasa panas
 Inspeksi :
– benjolan pada aurikula bagian depan pada daerah cekunga
– tidak ada hiperami
– tidak ada oedema Palpasi :
– fluktuasi/kenyal
– ada/tidak ada rasa sakit Aspirasi :
– serohemoragis, cairan steril (dilakukan pada saat tindakan Operasi)
 Selama periode tahun 1989 s/d 1994 didapatkan 20 orang penderita Ot hematoma.
 KESIMPULAN
 Ot hematoma merupakan hematoma daun telinga akibat suatu rudapaksa yang menyebabkan tertimbunnya darah dalam ruangan antara perikhondrium dan kartilago.Hematoma daun telinga disebabkan oleh trauma, sehingga terdapat penumpukan bekuan darah diantara perikondrium dan tulang rawan. Bila bekuan darah ini tidak dikeluarkan dapat terjadi organisasi dari hematoma, sehingga tonjolan menjadi padat dan permanen. Indikasi untuk dilakukan aspirasi dan fiksasi pada ot hematoma, yaitu : (1) tender anterior aurikularis bengkak setelah trauma, yang merusak bentuk anatomi normal dari pinna, dan (2) presentasi dalam waktu 7 hari setelah trauma (setelah 7 hari, pembentukan jaringan granulasi dapat menyulitkan prosedur, pasien harus dirujuk ke Sp.THT). 

 salam ciwiable . . ^_^