Kamis, 02 Februari 2012

cauliflower ear


Definisi dan etiologi
 cauliflower ear adalah julukan untuk bentuk telinga manusia mantan petinju atau pemain rugby. Setiap kali telinga dipukul, akan terjadi pembekuan darah yang terkumpul di perichondrium. Bila tidak diperbaiki, kerusakan bentuk ini akan menjadi permanen.


Hematoma auris merupakan hematoma daun telinga akibat suatu rudapaksa yang menyebabkan tertimbunnya darah dalam ruangan antara perikondrium dan kartilago. Keadaan ini biasanya terdapat pada remaja atau orang dewasa yang mempunyai kegiatan memerlukan kekerasan, namun bisa saja dijumpai pada usia lanjut dan anak-anak (Soekirman, 1997). Kesalahan penanganan hematoma auris, dapat menyebabkan perikhondritis supuratif aurikuler; komplikasi infeksi dauntelinga ini sangat ditakuti karena dapat menyebabkan seluruhdaun telinga terkena infeksi dan mengubah bentuk daun telinga.(Cauliflower ear). 

Patofisiologi dan patogenesis

 Trauma adalah penyebab yang paling umum dari hematoma.Ketika orang-orang berpikir tentang trauma, mereka umumnya berpikir tentang kecelakaan-kecelakaan mobil, jatuh-jatuh, luka-luka kepala, tulang-tulang yang patah, dan luka-luka tembakan, dan seterusnya.Trauma pada jaringan mungkin juga disebabkan oleh bersin yang agresif atau keseleo atau salah urat dari anggota tubuh (tungkai dan lengan) yang tidak terduga.Ketika pembuluh darah rusak darah bocor kedalam jaringan yang mengelilinginya; darah ini cenderung berkoagulasi atau menggumpal.Lebih besar jumlah perdarahn yang terjadi, lebih besar jumlah pembentukan gumpalan. Pembuluh-pembuluh darah yang mudah pecah (rentan) mungkin berkontribusi pada pembentukan hematoma.Contohnya, aneurysm atau kelemahan pada dinding pembuluh darah mungkin bocor secara spontan. Hematoma auris mungkin terjadi jika luka menyebabkan perdarahan pada helix bagian luar atau struktur tulang muda telinga. Seringkali disebut boxer's, wrestler's ear, atau cauliflower ear, darah terperangkap antara lapisan yang tipis dari kulit dan tulang rawan sendiri. Karena tulang rawan telinga mendapatkan pasokan darahnya secara langsung dari kulit yang terletak diatasnya, hematoma dapat mengurangi aliran darah yang menyebabkan bagian-bagian dari tulang rawan mengerut atau melayu dan mati.Skenario ini berakibat pada telinga yang berbenjol dan berubah bentuk.Dalam berbagai cabang olahraga, pemain harus mengenakan pelindung telinga untuk mencegah kuping belang.Namun banyak petinju merasa bangga terhadap kuping belang mereka karena dianggap sebagai lambang kejantanan.


Ada banyak orang-orang yang meminum obat-obat pengencer-pengencer darah (anti-coagulation).Contoh-contoh termasuk warfarin (Coumadin), aspirin, clopidogrel (Plavix) dan prasugrel (Effient).Obat-obat ini meningkatkan potensi untuk perdarahan secara spontan dan untuk hematomas meluas karena tubuh tidak dapat secara efisien memperbaiki pembuluh-pembuluh darah dan darah terus menerus bocor melalui area-area yang rusak. Adakalanya, penyakit-penyakit mungkin terjadi yang mengurangi jumlah platelet-platelet dalam aliran darah (thrombocytopenia) atau kemampuan mereka untuk berfungsi.Platelet-platelet adalah sel-sel yang membantu mengawali gumpalan darah dan pembentukan fibrin. Semua dari situasi-situasi diatas mungkin ada tidak bergantung satu sama lain untuk menyebabkan hematoma atau mereka mungkin terjadi bersama-sama
Pemeriksaan fisik
 Anamnesis :
– benjolan di aurikula (daun telinga)
– tidak/ada rasa sakit
– ada/tidak ada riwayat ruda paksa
– biasanya tidak ada rasa panas
 Inspeksi :
– benjolan pada aurikula bagian depan pada daerah cekunga
– tidak ada hiperami
– tidak ada oedema Palpasi :
– fluktuasi/kenyal
– ada/tidak ada rasa sakit Aspirasi :
– serohemoragis, cairan steril (dilakukan pada saat tindakan Operasi)
 Selama periode tahun 1989 s/d 1994 didapatkan 20 orang penderita Ot hematoma.
 KESIMPULAN
 Ot hematoma merupakan hematoma daun telinga akibat suatu rudapaksa yang menyebabkan tertimbunnya darah dalam ruangan antara perikhondrium dan kartilago.Hematoma daun telinga disebabkan oleh trauma, sehingga terdapat penumpukan bekuan darah diantara perikondrium dan tulang rawan. Bila bekuan darah ini tidak dikeluarkan dapat terjadi organisasi dari hematoma, sehingga tonjolan menjadi padat dan permanen. Indikasi untuk dilakukan aspirasi dan fiksasi pada ot hematoma, yaitu : (1) tender anterior aurikularis bengkak setelah trauma, yang merusak bentuk anatomi normal dari pinna, dan (2) presentasi dalam waktu 7 hari setelah trauma (setelah 7 hari, pembentukan jaringan granulasi dapat menyulitkan prosedur, pasien harus dirujuk ke Sp.THT). 

 salam ciwiable . . ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar