keluarga merupakan ornamen yang sangat penting dalam titian pejalanan kehidupan kita. baik itu mama, papa, adikkakak, kakek, nenek, dan mungkin yang lainnya. Hidup ini bagaikan sayur tampa garam kalau kalau kita tak memiliki keluarga lagi...
Wahai temanku, maka bersyukurlah hingga detik ini tuhan masih memberimu ornamen-ornamen penting itu. walaupun itu "sebatang kara" tetaplah kita harus bersyukur karena bisa jadi orang lain diluar sana bahkan tak memiliki siapa-siapa lagi. karena orang yang bahagia itu bukan atas apa yang dia punyai, tapi atas apa yang mereka syukuri. jangan beranggapan bahwa setiap orang kaya itu bahagia, karena sebenarnya hati itu tak cukup hanya kau tuangkan isi dunia kedalamnya.
suatu ketika saya coba bongkar-bongkar lagi dokumen tua yang sudah usang di sudut lemari besar yang ada dirumah. ternyata ada setumpuk foto yang sangat asing karena jarang sekali yang membukanya, sampul album foto tahun 2000-an ini udah terlihat usang dan berdebu.
dengan penuh hati-hati kumulai membolak-balikan lembaran album itu satu persatu. sembari tersenyum aku melihat sebuah foto dimana didalam foto tersebut tampak jelas aku, 2 adikku,lengkap beserta mama dan papa. hmmm . . .
Makin haru saja suasana hatiku kali ini, seakan aku ingin mengulangi memori indah disaat hari ulang tahun aku dan 2 adikku yang dilakukan secara serentak, aku lahir 12 maret, adikku 10 desember dan si bungsu tanggal 31 maret. Tak ada yang spesial pada hari itu hanya sebuah kue bolu buatan mama serta beberapa atribut sederhana yang kami buat bersama. Ya allah, jikalau mengingat kronologi peristiwa di hari spesial bagi kami ber-3 saya seakan tak mampu lagi menahan air mata ini. . .
sore itu hari minggu di awal bulan maret mama dan papa sudah membicarakannya bersama seluruh anggota keluarga kecil kami. walaupun dengan sangat tidak meriah ulangtahun ini dibandingkan ulang tahunnya artis ibukota, tak sedikitpun tampak raut kekecewaan di wajah kami. aku ingat betul dimana mama mencoba menabung dari beberapa bulan yang lalu. saat itu memang ekonomi keluarga kami pas-pasan. papa hanya bekerja sebagai asisten lapangan di sebuah perkebunan, sedangkan mama bekerja sambilan dengan berjualan es batu dan es lilin... ya cukuplah... buat makan sekeluarga. Setelah berjam-jam membuat kue dan menyelesaikan atribut acara besar kami ini, akhirnya acara yang ditunggu-tunggu tiba. kami bertiga sangat senang karena itulah kali pertama kami ber-3 merayakan hari ulangtahun, itupun dengan sangat sederhana dan di-jamak(digabung.red) karena dengan pertimbangan ekonomi. Ma . . Pa . .terimakasih, engkau telah mengajarkan sebuah ilmu berguna yang tak kusadari selama ini. doaku, semoga kalian mendapat terindah dan terbaik di akhirat kelak. amin...
hidup terasa semakin indah dan bermakna ketika kita bisa menjadi anak yang sholeh/sholehah dimana setiap saat dari doa yang teruntai tak lupa kita sisipkan doa untuk orang tua,dari sanalah pintu rezeki dan berkah hidup kita peroleh,Subhanallah.
Diwajah lelahmu
engkau pancarkan sinar kasih sayangmu
engkau hadirkan untaian kerinduan,
diredupnya tatap matamu yang semakin sayu
Memandangmu...
seluruh aliran darahku membeku
bibir dan lidahku semakin kelu
hingga air mata jatuh menahan haru...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar